[PAMERAN] LOKALISASI

[PAMERAN] LOKALISASI

Komentar

  1. PENGERTIAN SENI LUKIS
    Seni lukis merupakan karya seni rupa berwujud dua dimensi yang dalam penciptaannya mengolah unsur titik, garis, bidang, tekstur, warna, gelap-terang, dan lain-lain melalui pertimbangan estetik. Pada karya seni rupa purbakala, objek yang dipilih kebanyakan berupa bentuk manusia, flora, dan fauna. Karya seni lukis tradisional yang terdapat di Nusantara, antara lain lukisan kaca, lukisan di atas kain, lukisan batik, lukisan wayang beber, dan lukisan pada wayang kulit (sungging). Di Sumbawa, tradisi lukisan dari nenek moyang terdapat pada nisan berukir, lukisan pada tiang, dinding rumah, dan sebagainya.
    Dengan kata lain Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

    SEJARAH SENI LUKIS INDONESIA
    Perkembangan seni rupa Indonesia khususnya seni lukis tidak banyak diketahui. Hal itu karena karya tulis yang mengupas parjalanan seni rupa masih sedikit dan terbatas pada kalangan akademis. Namun, akhir-akhir ini banyak seniman yang mengupas dan menulis seputar seni dan kesenian di Indonesia, terutama tentang seni lukis.
    Secara garis besar perkembangan seni rupa Indonesia meliputi seni prasejarah, sejarah seni Indonesia-Hindu, seni Indonesia-Islam, dan seni Indonesia Modern.

    BalasHapus
  2. Mempelajari seni rupa pada dasarnya mempelajari peradaban manusia.

    Sejarah peradaban tidak dapat dipisah-pisahkan, karena pada dasarnya

    kesenian antar bangsa memberi dan menerima pengaruh. Namun untuk
    mempermudah cara mempelajarinya perlu diadakan pengelompokkan.


    Secara kronologis sejarah seni rupa manca negara/ dunia dapat dikelompokkan sebagai berikut.
    1.Seni Rupa Timur Purba
    a.Seni Mesir.
    b.Seni Mesopotamia.
    c.Seni Mediterania.
    2.Seni Rupa Eropa Klasik.
    a.Seni Yunani
    b.Seni Romawi.
    3.Seni Abad Pertengahan.
    a.Seni Masa Pembenyukan
    b.Seni Masa Gemilang.
    c.Seni MAsa Kemunduran.
    4.Seni Renaissance
    a.Seni Renaissance.
    b.Seni Barok.
    c.Seni Rococo.
    5.Seni Modern.

    Para ahli berpendapat bahwa seni rupa Barat modern pada dasarnya bersumber dari zaman Yunani dan Romawi
    yang disebut zaman Klasik. Kebudayaan Yunani tersebut dibawa ke Eropa Barat melalui Roma.
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada awal abad ke-19 menyebabkan munculnya berbagai
    produk. Keadaan ini akhirnya mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, tak terkecuali di bidang seni rupa.
    Perhatian manusia cenderung pada hal-hal yang bersifat material, hal ini menyebabkan pemberontakan
    seniman. Pemberontakan seniman termanifestasikan dalam bentuk-bentuk kreativitas, sehingga di dunia
    perkembangan seni rupa lahir aliran-aliran dalam seni rupa yang saling menerusakan atau menentang aliran-
    aliran sebelumnya

    BalasHapus

Posting Komentar