Merenung


Mlm kini mengundang tanya
Banyak pikir melintas dlm jiwa
Sedikit kukecap pahit nan kecewa
Akan hidup yg kian tinggalkan sisa
seketika aku termenung
seketika tangisku tak terbendung
seketika aku merasa salah
kemudian menangis kian parah
hingga saat aku tersedak-sedak karna tangisanku
aku bertanya
Mau berakhir dimanakah raga ini ?
Sedang aku terus berjalan disini
Tanpa berpikir, semua akan dihisab di yaumul akhir
Mengapa aku begini ?
Bukankah waktu tak pernah lupa melaju ?
harusnya setiap waktu aku mengingatmu
aku sadar tentang bagaimana aku
dihadapanMu
seberapa kotor & hinanya aku
Namun kau tetap membersihkanku dihadapan dunia
agar tiada manusia menghakimi nan mencela
betapa Bijaksana nya Engkau ya ALLAH
sedang mengAgungkan namaMu saja aku terkadang lupa
mencintaiMu sering ku abaikan demi manusia
ketaatanku malah pudar seiring masa

apalah aku ini ?
hanya manusia yg berlumur dosa
yg masih terjerat dlm karat jahilliyyah
hidup semauku, meski tau kebinasaan menungguku
aku hanya ingin hidup bahagia
namun sedikit berdukapun aku tak kuasa
hanya menyalahkan dan mengeluhkan
tanpa ikhlas dengan keadaan
  ILLAHI  aku ingin hijrah
tp berubah itu tidak mudah
tidak bisa dipaksa dengan penuh amarah
maka,,,
tunggulah sampai aku mulai terbiasa dengan keadaan ini
dengan semua pergolakan hati ini
Dengan semua pemikiran yg berkecambuk tak karuan
Hingga sampai aku menyerah pada ego sendiri
Dan aku kembali
Pada ridho ILLAHI
wahai Jelita Pencipta Rasa Jgn lelah memperingatiku nanti
paksalah aku kedalam ketaataan

Komentar